another part

Friday, December 19, 2014

Karena Chaca

Pada akhirnya, ketika pilihan harus dijatuhkan antara kekasih atau sahabat, manakah yang akan kalian pilih? Sahabatkah? Atau kekasihkah? Kalau aku pribadi, jelas, kekasih aku. Chaca. Duh, kenapa harus pake istilah kekasih sih? Hahaha. Kalo gitu selanjutnya aku akan menyebut namanya saja. Chaca. Ya, aku memilih Chaca tanpa ragu. Kalian tau kenapa? Karena cuman Chacalah satu-satunya yang tidak akan berpaling meskipun seisi semesta meninggalkanku. Nggak percaya? Lima tahun ini buktinya.

Aku jatuh di dalam hidupku tidak hanya sekali dua kali tiga kali. Tapi berkali-kali bahkan mungkin aku tak bisa menghitungnya. Apakah aku menyerah? Oh, tentu tidak pernah. Kenapa? Karena aku masih dan selalu punya alasan untuk bangkit dan berjuang. Kalian tau my-number-one-rule di kehidupan cinta (halah) aku? Hahaha. Stay together, no matter what. No matter what, STAY TOGETHER. And you know what? It works! Aku tipe orang yang akan perjuangin apapun yang aku anggap berharga. Bahkan mungkin aku akan tetap berjuang meskipun hanya sendirian. But I won't compete with another. I won't.

Jika melihat lagi ke belakang, ke saat pertama kali aku kenal Chaca, saat pertama kali aku ketemu sama dia, ngobrol sama dia, dan pertama-pertama lainnya. Saat ini aku menyadari bahwa ada banyak sekali hal yang berubah. Kami yang waktu itu hanya berusia 15 tahun tentu saja berbeda dengan kami yang sekarang hampir 21 tahun. Bahkan perasaan kamipun juga berubah. Buat aku personal, Chaca yang ngeselin, ngebetein, nggak peka, dan sifat alamiah cowok lainnya, tetep aja jadi bagian penting dari hidup aku. Bukan lagi soal penasaran, bukan lagi soal kebiasaan, tapi Chaca itu candu yang nggak bisa aku hilangkan.

Kenapa Chaca sih? Hahaha. Percayalah, aku juga menanyakan hal yang sama selama lima tahun ini? Sama halnya seperti pertanyaan-pertanyaan, "kenapa Chaca memilih aku?" "kenapa Chaca masih mau bertahan?" dan kenapa kenapa lainnya yang kesemua itu bisa dijawab oleh Chaca. "Ya karena aku cinta. Dan nggak ada alesan untuk itu." Sederhana kan? Tapi untuk siapapun wanita pada umumnya, jawaban sesederhana itu cukup untuk membungkam mulut dan menjaga hatinya tetap bahagia. Hai para lelaki, dengarkanlah apa kataku :D

Bicara lagi tentang jatuh bangun kehidupan (hahahaha), Chaca ini ahlinya move on dari setiap masalah. That's why aku jadi keikut pola pikir dia. Tapi herannya, tiap aku punya masalah kecil sampe gede yang kayaknya aku udah nggak sanggup ngehadapinnya, aku selalu telfon Chaca dan cerita, dan nangis dan Chaca cuman kayak yang diem, nggak nanggepin, dan baru pas abis aku minta ditanggepin, dia baru ngomong jleb-jleb-jleb. Kenyataan perih yang otak dan hatiku sangkal tapi itulah yang sebenarnya aku butuhkan. Kalo di komik naruto, kita butuh rasa sakit untuk menghilangkan rasa takut. Sama aja kan kayak masalah. Kita butuh nasehat perih biar kita sadar dan nggak terus berlarut-larut.

Menyelipkan sebuah cerita tentang temen sekelasku yang dia sama cowoknya (sekarang mantan) sering banget berantem gegara kelewat cuek dan main perempuan. Iya, dia cabangnya dimana-mana. Sebagai teman, dan orang yang berpengalaman diselingkuhin, ya aku cuman bisa kasih tau prinsip hidupku. "Aku akan berjuang. Apapun masalahnya. Bahkan jika aku harus berjuang sendirian. Aku tetap akan berjuang. Kecuali jika satu, ketika aku tau cowokku membagi hati. Maka aku akan berhenti." Kalian tau kenapa aku bilang begitu? Karena percayalah, ada di pihak yang diselingkuhin tapi masih sayang itu nggak enak. Bahkan aku dulu pernah rela-rela aja diselingkuhin dengan alesan sayang. Hish. Sayang macam apa yang mengorbankan perasaanku sendiri?

Waktu berselang dan aku mulai berhenti mencari jawaban. Karena seperti yang sering aku yakini, time heals. Kita tidak pernah tau arti dari rasa sakit yang kita alami, sampai waktu sendiri yang nanti akan menjawabnya. Dan aku tiba di masa dimana semua luka di masa lalu itu tersembuhkan. Yang tersisa hanyalah umpatan-umpatan tentang kebodohan yang terus-terusan aku lakukan di masa lampau. Dan kemudian aku tertawa. Kalau aku tidak melalui proses-proses itu, mungkin aku tidak akan menjadi aku yang sekarang lebih kuat. Lebih bijak dalam mengatasi hatiku. Yang bahkan samapai saat ini masih berdegup tidak karuan ketika suatu waktu semua perasaan-perasaan kecewa itu muncul. Dan aku merasa sendiri dan ditinggalkan.

Ah, lagi-lagi hanya Chaca yang nggak pernah pergi.

Jika seseorang di antara kalian bertanya seberapa besar arti Chaca di hidupku, kalian harus tau bagaimana Chaca memperlakukanku. Dia tidak hanya sebagai kekasih. Tetapi juga kakak, adik, ayah, sahabat, teman, musuh, rival, yah.. Semuanya. Jadi, bagaimana mungkin aku lebih memilih sahabat jika aku bisa mendapatkan kekasih, kakak, adik, ayah, sahabat, teman, musuh, rival dalam satu sosok Chaca? :)

Kuselipkan sajak untukmu ya, sayang.. Itu juga kalau kamu baca hihi..

Untukmu, kekasihku, Pagi..
Yang bahkan sekalipun hatiku tidak pernah benar-benar bisa berpaling darimu

Hari ini aku masih menyulam kertas dalam-dalam
Entah seribu duaribu lembar yang akan kuhabiskan
Jika namamu yang mengalir dalam nadiku kutuliskan
Jika kupu-kupu yang beterbangan dalam perutku ketika bersamamu, kugambarkan
Jika lantunan doa tentangmu kujabarkan

Aku minta maaf Pagi..
Untuk mencuri hatimu dan membawanya bersama hatiku
Untuk mencuri malam-malammu agar tetap terjaga dalam mimpiku
Untuk menggodamu yang beku agar meleleh bersamaku

Kepadamu Pagi..
Luasnya imajinasiku kuberikan
Agar dalam diammu aku bisa mengartikan lebih dari sekedar kata-kata
Agar dalam tidurmu kutemukan rasa aman
Agar dalam hatimu kutemukan cinta yang mendalam

Aku mencintaimu Pagi..
Aku mencintaimu dengan apa adanya kamu yang berproses
Aku mencintaimu dengan jalan aneh yang seringkali kau tempuh
Kita tidak tersesat, kita hanya mencapai tempat lebih lama dari yang seharusnya
Karena kita menemukan tempat untuk menghilang sesaat
Aku mencintaimu Pagiku..
Yang selalu menyambutku dengan diammu yang bertabuh genderang dalam hatiku

Friday, December 12, 2014

Craving The Sea



"Smell the sea and feel the sky
Let your soul and spirit fly"
-Van Morrison

Thursday, December 11, 2014

Lonely Lune


People think, being alone makes you lonely. But I don't think that's true. Being surrounded by the wrong people is the loneliest thing in the world.

Monday, December 8, 2014

Langit

Langit mengertiku
Menantiku menungguku
Menjatuhkan tetes-tetes ketika kuterjaga
Membasahi tanah, menyebarkan aroma yang masuk melalui celah jendela
Aku tertahan untuk tidak tertawa
Tapi kepedulian langit membuatku terpesona
Lagi-lagi tetes-tetes itu bergemeletuk menghantam kaca
Menyatakan cinta.

Cheer Up, Sweet, Beautiful Girl :)






Beauty begins the moment you decide to be yourself :)
-Coco Chanel

Sunday, December 7, 2014

I'm Capricorn Anyway


Heyhoo!
It's me agaiiiin :P

I feel lonely by the way and I don't know whyyy..
But, it's okay. It always is. Hehe

Mengapa orang-orang berubah? Mengapa orang-orang cenderung menghindar? Mengapa orang-orang tidak beranjak tapi menghindar dan berubah? Pertanyaan-pertanyaan itu sering muncul akhir-akhir ini. Entah aku yang terlalu sensitif atau memang seperti itulah wajarnya sekarang. Aku tidak tau. Tapi itu tak jadi masalah. Karena aku yakin, jawaban itu tak harus selalu datang sekarang. Tak juga harus besok. Kenapa? Karena waktu selalu menjadi jawaban terbaik yang kudapatkan.

Mengapa aku seolah menjadi apatis terhadap hidup? Terhadap orang-orang. Terhadap apa itu rasa percaya. Apakah bahkan saat ini masih ada hal-hal seperti itu? Heyyy, orang-orang terus berlari. Pergi satu demi satu namun juga datang silih berganti. Aku bosan. Tapi ini hidup aku tau. Amarah yang meledak-ledak itu seiring waktu berubah menjadi kekecewaan yang mendalam dan entah nanti atau lebih nanti, akan membuncah pada waktunya. Hahaha

I'm capricorn anyway..
I will always be.
Bisakah..
Mungkinkah..
Untuk sekali lagi, aku tidak dikecewakan?

Saturday, December 6, 2014

Thank You

I think that everything in my life has led me to you. My choices, my decission, my heartbreaks, and also my regrets. Every single thing. And when we're together, my past seems worth it. You're the one I've been always waiting for. And if I had done one thing differently, I might have never met you..

ANNI(FIVE)RSARY


Hello Bello My Dearest Reader!
Last month, November, was actually our (me and Chaca) five anniversary. Wo-hoo!
Semacam percaya nggak percaya, aku sama Chaca bisa survive selama ini. Banyak yang nanya tipsnya apa. Tapi kita berdua bahkan nggak punya tips. Haha.. Tapi mungkin, ini..

STAY TOGETHER, NO MATTER WHAT.
NO MATTER WHAT, STAY TOGETHER.

Should I put this quotes in our wedding invitation? Hihi..


Buat aku personal, hidup lima tahun sama Chaca itu kayak yang OMG! I'm so LUCKY to have him. Tapi belakangan aku sadar, I'm not lucky, I'm blessed. Ya Allah, semoga terjalnya jalan yang nanti kita lalui selalu Engkau mudahkan. Seperti sebelum-sebelumnya. Aku tau sih, yang kemaren-kemaren itu bukan apa-apa, dan besar kemungkinan kedepannya nanti aku sama Chaca bakal nemuin masalah yang jauuuuuuuuh lebih berat dari ini. Tapi aku, kita berdua yakin kok kalo kita akan selalu bisa survive.


Terlepas dari itu semua..

Thank you for take me to be your best friend, your faithful partner, and to love me unconditionally through all of our life together.. I love you, Abe {}

Friday, December 5, 2014

#10BucketLists




Hello Everyone!

It's still early December, but I want to share my next 10 years resolution. Hihi
If you follow me on instagram, you've probably read this. But, I just can't only share this in my private instagram. Whoop whoop \m/

Got tagged by my hitzsister muehehehe, here's my #10bucketlists


1. Keep healthy, eat more vegetables and fruits, aaaand gain my weight #ahelah

2. Explore java with Chaca. Starting next year. InshaaAllah.

3. Best luck on my studies hahaha..

4. Graduate and continue my study.

5. Make my own money so I can buy all the things I want.

6. Buy a domain for my blog and keep blogging.

7. Go abroad next year (I keep the destination secret hahaha)

8. Make my parentsss proud of having baby girl like me. Prove them I can do more than this.

9. Should I write married to Chaca and steal his last name? Haha.. and something like raise our children together in our small yet comfy house with koi pond and blablabla? Haha..

10. Last but not least... I want to live my life happily. I wish nothing but a happy ending :)

Aaaaaaaand, I tag everyone who read this!!! Let me know your #10BucketLists yaaa :D

Monday, November 17, 2014

Permasalahan Sunmor UGM (perspektif pedagang)

Sunday Morning atau lebih dikenal dengan Sunmor sudah ada sejak krisis moneter 1998. Adanya Sunmor ini bentuk kepedulian UGM sebagai kampus kerakyatan kepada rakyat. Pada mulanya, Sunmor terletak di boulevard UGM dan mayoritas pedagangnya adalah mahasiswa. Kemudian, pihak UGM merelokasi Sunmor ke Jalan Olahraga. Relokasi ini dilakukan secara sepihak, namun para pedagang tidak protes karena dijanjikan akan dibangun taman khusus. Sekarang, setelah kontrak antara UGM dan pedagang Sunmor habis, para pedagang diusir dan direlokasi secara paksa ke lingkar timur (Karang Malang) dengan alasan akan dibangun Wisdom Park di depan D3 FEB UGM.
            Relokasi Sunmor ke kawasan Karang Malang oleh pihak UGM, dinilai tidak mempertimbangkan nasib para pedagang Sunmor. Tiba-tiba setelah kontrak antara UGM dan para pedagang habis, pihak UGM langsung mengeluarkan kebijakan relokasi tanpa adanya musyawarah dengan pedagang. Kebijakan relokasi itu pada awalnya hanya disampaikan lewat selebaran-selebaran. Tentu saja hal tersebut membuat para pedagang jengkel. Apalagi alasan direlokasikannya mereka tidak jelas. Menurut pedagang, seharusnya pengambilan keputusan oleh pihak UGM didahului dengan adanya musyawarah, sosialisasi dan doktrin. Tapi yang dilakukan oleh pihak UGM hanya sosialisasi-sosialisasi tanpa musyawarah mencari solusi dan terkesan dipaksakan. Baru setelah konflik Sunmor ter-blow up ke media, pihak UGM kelabakan dan mengajak dialog para pedagang.
           Menurut para pedagang, pemindahan Sunmor ke jalan lingkar timur dinilai tidak strategis. Sebaliknya, pihak UGM berpendapat bahwa relokasi Sunmor ke jalan lingkar timur lebih strategis. Karena, dengan dibangunnya Wisdom Park, maka pengunjung akan lebih banyak. Dengan peningkatan jumlah pengunjung, maka pembeli di Sunmor akan meningkat. Meskipun begitu, pihak UGM tidak memikirkan faktor lainnya. Dengan direlokasinya Sunmor ke jalan lingkar timur yang sebagian kawasannya masuk ke daerah Karang Malang, maka pemegang kekuasaannya akan berbeda dengan yang sebelumnya. Berbedanya pemegang kekuasaan, menyebabkan perbedaan kebijakan yang pada akhirnya membuat para pedagang rugi. Sebagai contoh tarif retribusi yang baru, penataan yang baru, hubungan dengan warga Karang Malang dan belum lagi pungutan-pungutan liar karena adanya bentrok kepemilikan lahan. Pada akhirnya, bagi para pedagang, relokasi Sunmor juga mengakibatkan relokasi kehidupan.
           Sampai saat ini, mediasi antara pihak UGM dengan para pedagang Sunmor UGM belum menemukan titik temu. UGM sebagai kampus kerakyatan, dinilai semakin jauh dari rakyat karena kebijakan yang dikeluarkannya. Dengan direlokasinya Sunmor ke jalan lingkar timur, UGM hanya memberikan kontrak satu tahun dengan para pedagang. Padahal jalan lingkar timur tidak sepenuhnya milik UGM tetapi juga milik Pemda Sleman. Sehingga tidak ada jaminan ketika ada penggusuran oleh Satpol PP. Ketika masa kontrak habis dalam satu tahun, mau tidak mau para pedagang harus pindah lagi. Kecuali kalau pihak UGM mau memberikan kontrak selama 10 tahun, sehingga ada yang bertanggung jawab terhadap para pedagang Sunmor jika sewaktu-waktu ada penggusuran oleh Pemda Sleman.

        Relokasi tanpa didahului dengan dialog yang dalam dan musyawarah mufakat pada akhirnya hanya akan berujung pada penggusuran paksa. Bahkan dari pihak UGM seolah-olah menempuh cara ekstrim dengan memasang portal dan menggembok bahkan mengelasnya. Menurut pedagang, permasalahan Sunmor sebenarnya hanya sepele, yaitu kemacetan lalu lintas yang menyebabkan sulitnya akses dan kebersihan. Jika permasalahannya hanya sebatas itu, dari pihak pedagang siap ditataguna untuk mengatasi permasalahan tersebut. Para pedagang Sunmor, terlepas dari perbedaan cara pandang terhadap permasalahan, hanya ingin diperlakukan secara adil. Jika permasalahan Sunmor yang menyangkut rakyat banyak bisa diatasi dengan baik, maka citra UGM sebagai kampus kerakyatan tidak akan ternodai.

Friday, October 31, 2014

Malam Terakhir di Bulan Oktober

Hai, apakah itu aku atau kamu
Tertidur di sisi dipan dengan tangan yang berkutat lepas namun mata yang terpejam
Sejauh mana pengetahuanmu yang kau dapat dari tidur setengah nyenyak ini
Hei, aku masih belum menyadari
Apakah itu kamu atau aku

Tigapuluh malam, bayangkan!
Lelap dengan sisa-sisa sia-sia
APAKAH ITU AKU ATAU KAMU?
Mendusta pada nirwana, mengakali kepak sayap, lalu melarikan diri
Ke surga yang dibuat sendiri
Jadi heyyyy
Apakah itu kamu atau aku?

Lebih baik tak lagi kupusingkan pertanyaan itu
Lebih baik aku diam dalam diam
Mengertikah engkau?
Bahwa malam di Bulan November akan secerah bulan tanggal pertama (lagi)
Bisakah langsung kumenuju kesana?
Bisakah besok terlewat begitu saja?
Ah, tidur selalu menjadi jawaban malam dalam diam.
Sssssst..
Apakah itu aku atau kamu?
Kamu atau aku?

Ya, itu aku.

Wednesday, October 29, 2014

Another October Header


Hellaw my dearest reader!
I've told you if I'm kinda disappointed with my previous header. So, I made the new one! Hahaha.. And FYI,I need a few hours to finish this blog's look. I changed the header and background several times until finally.... here it is! I feel like I can find my happiness in every part of this blog. And it also give me joy from every memory that I've collected here. I know, I rarely come here for new post. But, I still find another new visitors every single day and it makes me feel like "come on! wake up! write something!". So.. thanks to you who still come here, again and again. Wkwkwk *kepedean*

xoxo,
Beity

Thursday, October 23, 2014

ROCKTOBER!

Hello again! Long time no see. Muehehe
Sorry sorry sorry for being very lazy person. But, OMG I just can't write anything. But hey, I just changed my blog's look.Idk, but I didn't feel satisfy with this newest header. This is even the longest time I've ever took to make a header and the result was terrible. :((

May I speak bahasa?
Boleh lah orang blog aku juga. Hahaha.
Oke, jadi awalnya pengen main tipografi gitu kan tapi yahhhhh failed! :( jadinya emang simple, tapi too simple. Jadi ke-bubbleast-annya nggak nampak. ahehe. Tapi yaudahlah udah terlanjur juga kan.. Trus banner, foto author, rules dll juga udah terlanjur diganti. hahaha

             

Enough about the header thing. I'll share you story of my life these past few months.

Jadiiiii... Kupikir menjadi duapuluh tahun rasanya akan sama saja dengan tahun-tahun sebelumnya. The same happiness, same sadness, same roller coaster. But hey! Ternyata perkiraanku salah. From now on, I feel like I have my own responsibility for my life, my future and of course my dream. Tapi bukan saya sepertinya kalau tidak membuat masalah. Hahaha. I betrayed my daddy's trust :( I broke his heart and made him disappointed :( Ya Tuhan... Nggak mau lagi rasanya liat ayah yang kayak gitu. Beliau marah, jelas! Tapi gurat kecewa dari matanya sama sekali tak bisa disembunyikan.

Mungkin bagi beliau ini bukan pertama kalinya saya "nakal". Tapi kali ini sudah keterlaluan. Saya tau saya salah, tapi entahlah, rasanya saya seperti telah membuktikan sesuatu pada beliau bahwa apa yang beliau khawatirkan selama ini tidak terjadi kepada saya.

Mengenai harapan dan mimpi, semuanya beliau serahkan kepada saya. Apapun yang membuat saya bahagia, beliau juga akan bangga. Namuuuuuuun, ketika saya menanyakan apa harapan terbesar beliau kepada saya, beliau menjawab "Ayah cuman mau kamu jadi anak yang pintar dan baik hati". Ya Allah, hati saya teriris mendengarnya. Harapan semua orang tua pada umumnya, tapi saya merasa saya sangat gagal mewujudkannya. Meskipun ini bukan pertama kalinya, tapi lagi-lagi saya hanya bisa berjanji, pada diri saya sendiri, bahwa setelah ini, setelah semua baik-baik saja, saya akan memulai lagi dari awal. Membangun sedikit demi sedikit harapan ayah pada saya yang seakan runtuh dalam hitungan hari. Meyakinkan diri saya sendiri, bahwa saya bisa lebih dari ini. Dan saya tau saya bisa.

Cukup untuk sedih-sedihnya.. Hehehe. FYI, semua sudah baik-baik saja sekarang. And I can proudly say.. "I HAVE THE BEST DAD IN THE WORLD!!!!!!"

Ohya, akhir-akhir ini sepertinya ada banyak kejadian yang mengejutkan bagi saya. Ada beberapa teman saya di kelas yang menikah. AAAAAAAAAAAAAAAAAA... So happy to hear that. Tapi, saat saya melihat kepada diri saya sendiri, kayak yang "Hey, lo kemana aja selama ini?" "Lo udah ngapain aja?" "Persiapan apa yang udah lo lakuin buat masa depan lo?" "Gembar-gembor pengen nikah muda tapi lonya sendiri nggak kemana-mana, nggak ngapa-ngapain". Yeah, I'm that pathetic girl :( Bahkan, sama Chaca aja kalah. Chaca yang selalu cuek tiap ditanyain rencana ke depan itu, nyatanya lebih siap daripada saya sendiri.

Dan nggak kerasa....ternyata udah hampir 5 tahun bareng-bareng sama Chaca. Dari yang masih super bocah, sampe sekarang udah duapuluh tahun astagaaaaaaaaaa... Udah nggak waktunya pacaran yang haha hihi, udah nggak masanya pacaran yang main kesana-kesini seneng-seneng tiap hari. Karena sekarang udah waktunya menghebatkan satu sama lain. Mempersiapkan diri tapi tetep let it flow. Karena saya percaya, ketika waktunya tiba, semua akan terjadi dengan indahnya :)

Sudah dulu ya..
Have a nice day!!!

Thursday, July 10, 2014

PILPRES SIAPA YANG MENANG ?

(ini adalah tulisan Bayu Dardias, salah seorang dosen JPP FISIPOL UGM yang sekarang sedang melanjutkan studi di The Australian National University, yang saya ambil dari http://bayudardias.staff.ugm.ac.id/2014/07/10/pilpres-siapa-yang-menang/)

Bisakah ada dua pemenang di Pilpres? 
Tidak mungkin. Pemenang Pilpres hanya satu, kalau bukan Prabowo-Hatta ya Jokowi-JK.
Mengapa sekarang ada dua pemenang? Bagaimana bisa terjadi?
Sebenarnya pemenangnya hanya satu, walaupun dua-duanya mengklaim memenangkan Pilpres. Kemungkinannya hanya satu: yang satu menang, yang lainnya tidak mau mengakui kekalahan.
Dalam dua bulan terakhir, masyarakat diombang-ambingkan dengan berbagai berita. Di sosial media seperti Facebook dan Twitter, masing-masing pendukung dengan gampangnya membagi link yang sesuai dengan keinginannya tanpa verifikasi kebenaran berita. Televisi lebih buruk lagi, terpolarisasi dalam dua kepentingan masing-masing capres. Kampanye Hitam (fitnah) dan Kampanye Negatif (menonjolkan fakta buruk Capres) menjadi sulit dibedakan awam karena dikemas sedemikian rupa. Rakyat kehilangan pegangan kebenaran, karena sulit membedakan apakah tokoh panutannya sedang mengabarkan kebenaran atau kebohongan. Hal ini dimanfaatkan oleh Capres yang sebenarnya kalah dalam Pilpres.
Apa dasar penentuan kemenangan Pilpres?
Pemenang resmi akan diumumkan oleh KPU pada tanggal 22 Juli 2014. Tetapi kita bisa menggunakan hasil Hitung Cepat (Quick Count) untuk menentukan pemenangnya.
Bagaimana Quick Count bisa dipercaya? Bagaimana metodologi/caranya?
Ada tiga jenis Survey yang biasa digunakan untuk menentukan preferensi pemilih. Ketiganya mengambil sampel (contoh kecil) dengan perhitungan statistik dari populasi. Pertama, survey pemilih yang dilakukan sebelum pemilu untuk melihat kemungkinan pemilih. Ini yang paling kurang akurat. Kedua exit poll yang menanyakan pilihan pemilih setelah keluar dari bilik suara. Akurasinya lebih baik dibandingkan yang pertama. Ketiga Quick Count atau hitung cepat yang sangat akurat yang berdasarkan hitungan sebenarnya dari masing-masing TPS yang menjadi sampel. Semakin banyak sampelnya, semakin kecil kemungkinan salahnya (Margin of Error/MoE). Salah satu yang paling banyak sampelnya dalam Pilpres ini adalah Saiful Mujani Research&Consulting (SMRC) dengan 4000 TPS seluruh Indonesia dengan MoE 0.6%. Lembaga survey lainnya MoE nya sekitar 1%.
Apa persamaan antara Survey pemilih sebelum pemilu, Exit Poll dan Quick Count?
Ketiganya menggunakan sampel/contoh dengan perhitungan tertentu. Exit Poll dan Quick Count dilakukan di TPS sedangkan Survey pemilih, biasanya, dilakukan di rumah pemilih.
 Apa artinya Margin of Error 1%?
Artinya, kalau toh hasilnya berbeda dengan hasil resmi, hanya akan naik atau turun sebanyak 1%. Misalnya ketika hasil hitung cepat Prabowo 47% dan Jokowi 53%, seandainya berbeda dari hitungan resmi, kemungkinannya Prabowo 46%, 47% atau 48% dan Jokowi kemungkinannya 52%, 53% dan 54%. Jadi bisa saja Prabowo 48% dan Jokowi 52% atau Prabowo 46% dan Jokowi 54% asal jumlahnya 100%. Hanya tiga kemungkinan ini saja, sehingga lembaga survey sudah bisa yakin dengan hasil hitung cepatnya dan mendeklarasikan kemenangan pada salah satu Capres.
Lembaga mana saja yang merilis survey dan mana yang kredibel?
Berikut rilis beberapa lembaga survey terkait Pilpres:
NoLembaga SurveyPrabowo-Hatta (%)Jokowi-JK (%)Sumber
1Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)47,0952,91Detik.com
2Indikator Politik Indonesia47,0552,95Metro TV
3CSIS-Cyrus48,151,9Liputan6.com
4Populi Center49,0550,95Suara.com
5PolTracking Institute46, 6353,37Metro TV*
6Lingkaran Survey Indonesia (LSI Lingkaran)46,4353,37Konferensi Pers
7Radio Republik Indonesia (RRI) dan LKBN Antara47,4652,54Antara
8Litbang Kompas47,6652,33Kompas.com
9Puskaptis52,0547,95Viva.co.id/TV One
10Indonesian Research Centre (IRC)51,1148,89Okezone.com
11Lembaga Survey Nasional (LSN)50,1949,81Viva.co.id/TV One
12Jaringan Suara Indonesia (JSI)50,1349,87Viva.co.id/TV One
*Poltracking Institute membatalkan kerjasama dengan TVOne terkait rilis quick count karena TVOne menambah tiga lembaga survey baru: Puspaptis, LSN dan JSI
Untuk menentukan lembaga yang kredibel, kita harus melihat rekam jejak survey-survey sebelumnya dan integritas orang-orang yang melakukan survey tersebut. Lembaga survey yang kredibel melakukan survey secara berkala dan terus menerus. Sehingga jika ada perbedaan dalam hasil, hal itu karena metodologi dan masih berada dalam Margin of Error. Eksperimen survey di Indonesia dimulai sejak pemilu 1999 dalam bentuk quick count dan marak mulai 2004. Melihat sejarah survey, saya percaya kepada survey yang dilakukan tiga lembaga teratas. Selain itu, lembaga seperti RRI, Kompas dan LSI Lingkaran tidak akan menggadaikan kredibilitasnya untuk hajatan besar ini. Poltrack patut dihormati karena menghentikan kontrak dengan TVOne dengan alasan independensi dan kredibilitas. Sebaliknya, Jaringan Suara Indonesia dan Indonesian Research Centre misalnya, tidak pernah melakukan survey pada bulan Juni 2014 sehingga harus ditelisik lagi kredibilitasnya untuk Pilpres kali ini. LSN cukup rajin membut survey selama Pilpres dengan keunggulan pasangan Prabowo-Hatta.
Bagaimana memastikan kemenangan pasangan Pilpres berdasarkan Quick Count?
Pemenang Pilpres dapat ditentukan apabila selisih kedua capres berada diluar Margin of Error yang kira-kira sebesar 1 %. Perbedaan perolehannya harus di atas 2% untuk menentukan pemenang. Sehingga berdasarkan rilis survey di atas, ada tujuh lembaga yang memenangkan Jokowi (SMRC, CSIS, Indikator, Poltrack, LSI Lingkaran, RRI dan Litbang Kompas), sedangkan Prabowo dimenangkan oleh Puskaptis dan Indonesian Research Centre. Rilis yang dikeluarkan oleh Populi, LSN dan JSI tidak bisa digunakan untuk klaim kemenangan karena berada dalam Margin of Error (berada di antara 2%).
Mengapa harus mengklaim kemenangan, apa gunanya?
Klaim kemenangan bisa dilakukan ketika hasil hitung cepat lembaga yang kredibel sudah menyatakan kemenangan Capres. Karena tingkat kesalahan Hitung Cepat yang kecil, hal itu bisa menjadi petunjuk kemenangan.
Kegunaannya antara lain. Pertama, untuk mengawal suara yang dihitung bertingkat mulai TPS, Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional. Jika ada pergeseran suara yang mencolok, bisa dicurigai ada kecurangan dalam penghitungan. Kedua, pada Pileg yang baru berakhir, hasil hitung cepat ini digunakan sebagai dasar untuk menentukan koalisi yang akhirnya mengusung Jokowi dan Prabowo. Pada Pileg, semua partai menggunakan Hitung Cepat sebagai basis koalisi, tidak ada satupun yang menolak hasil Hitung Cepat, walaupun koalisi resmi tetap menunggu hasil resmi KPU yang hasilnya tak jauh beda dengan Hitung Cepat.
Apakah biasa mengklaim kemenangan sebelum hasil resmi KPU?
Hal ini biasa terjadi di hampir semua negara yang memberlakukan demokrasi electoral. Dalam kasus Indonesia yang terakhir, Fauzi Bowo langsung menelepon Jokowi dan mengucapkan selamat begitu hasil hitung cepat memenangkan Jokowi. Fauzi Bowo tidak menunggu hasil resmi KPU Jakarta. Praktek serupa juga umum dilakukan pemimpin negara lain. Dalam politik, hal ini menunjukkan sikap kenegarawanan yang siap menang dan siap kalah.
 Apakah harus selalu mengucapkan selamat kepada lawan politik?
Tentu tidak, jika hasil survey menunjukkan perolehan sangat ketat dan dalam Margin of Error, kandidat akan menunggu hasil resmi KPU karena sulit menentukan pemenangnya.
Apa yang seharusnya dilakukan kubu Jokowi?
Mereka harus mampu menahan diri untuk tidak mengekspresikan kemenangan berlebihan yang akan mengganggu lawan politik yang kalah. Selain itu, kubu Jokowi harus mengawal suara seperti pilihan rakyat. Lebih penting lagi, tidak boleh ada konflik karena otoritarianisme akan mudah muncul saat kondisi genting, salah satunya lewat militer.
Apa yang seharusnya dilakukan kubu Prabowo?
Prabowo sendiri seharusnya mengucapkan selamat kepada Jokowi. Ini bukti ucapannya yang siap kalah dan siap menang. Lembaga survey yang memenangkannya diragukan metodologinya dan saat ini berada dalam investigasi Persepi yang merupakan organisasi kumpulan lembaga survey (JSI dan Puskaptis) sebagaimana disampaikan Komisi Etik Persepi Prof. Hamdi Muluk.
Pada saat pileg, semua partai, termasuk Gerindra, Golkar, PKS dan PAN menggunakan hasil lembaga-lembaga yang saat ini memenangkan Jokowi sebagai basis koalisi. Partai Demokrat bahkan secara resmi menggandeng SMRC, mengapa sekarang mereka menolak hasil lembaga yang sama?
Apakah kondisi kemenangan palsu seperti ini pernah terjadi?
Pernah. Pada putaran kedua Pilpres 2004, Mega-Hasyim berdasarkan survey internal PDIP (Institute for Social Empowernment dan Democracy), Mega-Hasyim (50,7%) mengungguli SBY-Kalla (49,03%). Padahal SBY memperoleh 62%.
Apa beda 2004 dengan sekarang?
Beda sekali, Mega tidak pernah mengklaim kemenangan waktu itu, walaupun juga tidak mengucapkan selamat kepada SBY, bahkan hingga hari ini. Mega hanya mengatakan menunggu hasil hitungan resmi KPU. Selain itu, selisihnya dengan SBY cukup telak dan tidak ada polarisasi dukungan masyarakat dan stasiun TV seperti sekarang. Pernyataan kubu Mega sama sekali tidak berpotensi konflik.
Saat ini, Prabowo mengklaim kemenangan dan selisihnya tipis dengan Jokowi. Didukung statiun TV, Prabowo berpotensi menciptakan keresahan di akar rumput dan konflik horizontal.
Bahaya paling besar yang mungkin terjadi? 
Manipulasi proses penghitungan suara dalam praktek jual beli suara. Jika Jokowi akhirnya kalah karena proses ini, potensi konflik tidak terhindarkan. Demokrasi Indonesia bisa berakhir. Kita harus berdoa hal ini tidak terjadi.
Apa yang kira-kira akan dilakukan kubu Prabowo jika tidak mau mengakui kekalahan?
Pertama kita menunggu tanggal 22 Juli 2014 saat KPU mengumumkan hasil pemilu dan kita berharap tidak ada konflik sampai saat itu. Kedua, jika KPU memenangkan Jokowi versi hitung riil, kubu Prabowo, kemungkinan besar, akan mengajukan gugatan pemilu ke Mahkamah Konstitusi. MK yang nantinya akan mengumumkan pemenang Pilpres. Hal ini adalah langkah konstitusional yang bisa ditempuh kubu Prabowo.
Berapa lama hal itu terjadi?
Sekitar akhir Agustus, kita akan mendapatkan presiden yang definitif jika klaim kemenangan terus dilakukan.
Terakhir, kalau suka tulisan ini, jangan lupa share ya….

Monday, June 30, 2014

Ramadhan Kareem!

Assalamualaikum everyone!
Nggak kerasa ya tiba-tiba udah ramadhan lagi. Alhamdulillah, hutang puasa tahun lalu sudah lunas beberapa hari sebelum ramadhan *teteup deadliner* hehe jangan ditiru yaa :D Yang belum, hutang maaf saya ke kalian semua.. Maafkan semua kesalahan saya selama ini ya hehe.. Saya banyak sekali khilafnya. Inshaallah saya juga sudah memaafkan kesalahan kalian. Semoga ramadhan tahun ini lebih lebih lebih baik dan barokah daripada tahun-tahun sebelumnya. Amin:)
Ramadhan Kareem to everyone!!!!!!

Wednesday, June 11, 2014

ARTJOG '14

Akhirnya, setelah hampir dua tahun tinggal nomaden di Jogja, saya ke ARTJOG juga yayy! Hahaha. Surprise? Akhir-akhir ini jadi anak posting banget kayak jaman SMA. hehe. Oke, back to the topic. ARTJOG 2014 ini mengangkat tema "Legacies of Power" yang diusung dengan alasan bahwa tahun 2014 ini merupakan tahun politik di negara kita. Ohya, jadi ARTJOG itu semacam pameran kesenian kontemporer yang diadain tiap tahun di Jogja dengan tema yang berbeda-beda. Info lengkap klik disini :)

So, last nite, barengan sama anak-anak kelas bersepuluh, saya ke ARTJOG '14 aja loh :D Dan well, sebagai mahasiswa politik dan dateng ke pameran yang temanya politik trus kayak yang "ah iya nih" "iya bener bener" dan komentar khas di kelas *ceilah*

And here I go again.. another photobomb on your dashboard!! Heheheh

































taken by CANON EOS KISS X2
all captured by me except my pict (captured by momon/athia)

Thursday, June 5, 2014

THANKS :")

HEY YOU !! Thank you soooooo much!

Two posts in a day? Hell YEAH! It's because of you. I just red my shout box and OMG! I found soooo many positive feedback from my visitors. Thank you GUYS! I lost my words :") You just gave me new spirit to learn more and more so I can post in English and updates as often as I can. Thank you thank you thank you :")

by the way, you can find me on another socmed
fb: AW Nur Baity
twitter: @beityta
instagram: @beityta
path: Beity A.W.
ask.fm: @beityta

and you can contact me by email beityta@gmail.com

see ya on my next post!

love,

Beity :)

Babybeach!

HOLA :))

        Menindaklanjuti posting header kemaren, hari ini, setelah beeeeeeerhari-hari mengumpulkan semangat untuk menulis, akhirnya saya memutuskan untuk posting Liburan Hari Kejepit-jepit kemarin. Okay, pardon istilah yang saya bikin. So, seperti yang semua orang di Indonesia ketahui, minggu lalu, ada dua tanggal merah yang posisinya ngeselin banget setengah mampus. Kejepit-jepit! Dan secara teori, saya sudah merencanakan liburan kemana-mana. Tolong di highlight, SECARA TEORI. Dari yang mau backpackeran, berenang, ke pulau, dan berbagai hal ekstrim lainnya. Dan pada praktiknya, TA-DAAA!!! Saya liburan beneran aja looooh :P Tapi cuman ke pantai hahaha Lol

       Skip the detail. To be honest, saya males cerita panjang-panjang. Hahaha. Intinya, akhirnya setelah argueing all night long, kami, para RANDOM! memutuskan untuk pergi berenam ke pantai di Gunung Kidul. Tapi eksekusinya jadi berlima doang. Si bocah setan Onica tiba-tiba membatalkan karena lebih memilih pulang dan mendapatkan uang. Huff. Mahasiswa. Udah ya.. Sebenernya saya cuman butuh tempat buat share foto-foto liburan. Hahaha... Abisnya banyak banget dan bagus-bagus dan I'm not kinda facebook girl so I choose to share here. By the way, I wore beige pants and red maroon shirt. Beige and Red Maroon? PERFECT! And you're gonna look zupah stunning!!!!!! Kata siapa ke pantai nggak boleh pake baju merah? :)





































Ohya, all captured by my CANON EOS 1100D standar lens and manual (autonya rusak :"{ )
and edited by photoscape

and.. my favorite pic after all...


terima kasih sudah mampir:)
kalo ada pertanyaan, tentang apapun.. ask me on ask.fm/beityta
and don't forget to follow my ig @beityta for my updates.
SEE YA!!!!