another part

Wednesday, April 17, 2013

Hello Jika

Buatku "jika" adalah awal dari sebuah khayalan, sebuah mimpi, sebuah harapan, sebuah angan, sebuah keyakinan, sebuah kemungkinan dan setiap sebuah yang lain yang pada akhirnya akan melahirnya jika, jika dan jika yang lain. Jika aku menjadi, jika aku adalah, jika aku seperti, seringkali menjadi bagian dari cerita hidup yang kita jalani. Dan ini adalah awal cerita "jika"ku...

Anggap saja namaku Jika, aku adalah bagian tersulit dari kehidupanku. Jika Jika menjadi Jika adalah proses yang sering aku alami dalam 19 tahun yang sudah dan sedang aku jalani. Tolong, jangan berhenti membaca disini, karena ini belum memulai apapun. Karena ada "jika" yang ingin aku ceritakan. Jika aku bisa kembali ke masa lalu dan jika aku menjadi orang lain yang bukan aku.

Jika aku bisa kembali ke masa lalu, aku sangat ingin memperbaiki banyak hal. Setiap hal yang membuatku merasa menyesal sampai sekarang, setiap kesalahan yang sudah aku buat, semuanya. Tapi ada 1 pertanyaan mendasar yang seringkali kemudian aku pikirkan ulang, jika memang aku kembali ke masa lalu, kemudian aku memperbaiki semua itu, apakah aku bisa menjadi aku yang sekarang? Ataukah aku menjadi pribadi orang lain yang bukan aku? Jika saja itu terjadi, akankah aku menjadi orang lain yang bahkan aku sendiri tidak mengenal? Aku yang sekarang, adalah aku yang berpribadi dengan proses yang panjang dan rumit, yang jika aku kembali ke masa lalu, aku belum tentu bisa merapikan mozaik pengalaman, yang menjadikanku seperti sekarang.

Ada satu kata mutiara yang menarik buatku,
"Nobody's perfect. Nggak ada orang sempurna. Kalaupun ada, berarti ia tidak sempurna karena tidak memiliki apa yang semua orang pasti punya, ketidaksempurnaan."
Dan suatu kali, ketika aku mengikuti sebuah kompetisi, ada tahap dimana aku diharuskan menulis tulisan singkat dengan beberapa pilihan tema, dan aku memilih satu tema: "Jika aku dilahirkan kembali..". Aku menulis banyak hal, dan ada beberapa yang ingin aku tulis disini.

Apa aku puas dengan hidupku sekarang? Ya, aku puas. Tapi itu tidak menjadikanku berhenti merangkai jika aku menjadi sebuah dan seorang. Aku pernah menulis, aku tidak ingin dilahirkan kembali. Aku tidak ingin kehilangan orang-orang yang telah membantuku berproses. Aku tidak ingin kehilangan kesalahan-kesalahan yang aku buat yang menjadikanku semakin kuat, setidaknya untuk saat ini. Aku tak ingin menjadi aku yang bukan aku. Terkadang, membayangkan jika aku menjadi si A atau si B yang hidup dengan mudah dan menyenangkan, dadaku menjadi sesak karena iri. Tapi, jika yang lain datang dan aku mulai berpikir apakah aku akan bahagia jika aku benar-benar menjadi jika yang aku bayangkan? Membayangkan jika memang mengasyikkan, tapi bangun dari jika-jika itu terkadang terasa menyakitkan. Aku bangun dari jikaku dengan dua cara: membayangkan jika mungkin ada saja orang lain yang berharap menjadi aku, atau mungkin jika aku sudah selesai dengan semua jikaku, apa untungnya buat aku? Apakah aku bisa berlari hanya dengan jika-jika tadi.

Seorang idolaku bernama B.J. Habibie, pernah berkata yang intinya adalah "Banyak orang berkata, mulailah dengan mimpi untuk mencapai apa yang kamu inginkan, tapi saya tidak setuju. Saya lebih suka bangun dan bergerak." Dan saya setuju dengan pendapat itu. Bangun dari jika, dan start action! Move, move, move! Tapi meskipun begitu, mimpi tak ubahnya "jika" yang semua orang pasti pernah katakan dan pikirkan. Mimpi adalah sahabat jika.

Jika saja aku adalah api, maka aku akan membakar setiap sudut pesimisme dalam tubuhku dan merubahnya menjadi optimisme.
Jika saja aku adalah air, maka aku ingin memusnahkan setiap api amarah yang seringkali keluar dari diriku.
Jika saja aku bumi, maka aku akan melindungi setiap langkah orang-orang yang aku sayangi, melindungi mereka dengan kasih bumi. Seperti perlindungan payung dari hujan.
Jika saja aku adalah udara, aku akan memohon pada Tuhan untuk menipkan salam rindu dengan bahasa yang kupunya, pada orang-orang terkasihku.
Jika saja... Aku adalah semua itu dan semua yang lain..

ah, jika.. dalam dunia jika, aku akan dan bisa menjadi semua jika yang aku inginkan. Tapi, jangan biarkan namamu menjadi bumerang kejatuhan dalam hidupku, jika.. semoga.. Karena memikirkanmu saja membuatku merasakan candu..

39 comments:

  1. Jika kamu berpikir kamu bisa, kamu bisa!

    ReplyDelete
  2. kayaknya aku baru pertama kali kesini, hhe salam kenal. yaappss utk berangan-angan sebaiknya jangan menginginkan jika utk masa lalu, karena itu smua gk kn bsa dcpai, utk itu lbih baik berangan kemasa depan, hhe aku ngomong apaan sih ya, hhehe (=^.^=)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. iya.... aku anak BE lama tapi abis mati suri blognya :D
      makasih sudah berkunjung.. salam kenal juga:D

      Delete
  3. jika teringat tentang dikau... *lha malah nyanyi*
    memang..hidup selalu dibayangi mimpi..
    dan mimpi adalah sahabat dari jika dan keponakan dari angan-angan... *apa lagi ini?*

    tulisan mu bagus..ikut best article ya?? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ciye quote yg abis nyanyinya... hehehe

      makasih.. iya :D

      Delete
  4. jika meenurut saya mah itu tuh kalimat pengandaian. ya namanya pengandaian ya yang pasti ga pernah terjadi di kehidupan nyata.. kalo di b.inggris itu conditional sentence hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah.. baru tau :D
      makasih ya infonya :D

      Delete
  5. kayaknya baru sekali main main ke sini..
    ngerik pengandaiannya hahaha

    ReplyDelete
  6. sumpah, keren blognya. yg punya juga cantik. pedekate blh gak nih....

    *salah fokus*

    ReplyDelete
  7. Wah kaka fans nya B.J. Habibie ya??
    Kal gtu aku boleh gk jadi fans nya kakaa... :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. iya...
      fansku? duh, nggak punya karya... jangan di fans :D

      Delete
  8. wah, keren banget nih konsep 'Jika' nya, kata katanya bagus dan langsung menancap! aku juga tidak ingi dilahirkan kembali, aku suka dengan aku beginii... #ikutancurhat

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe... makasih :D
      tuhkan sama.. pemikiran rata2 orang sebenernya gitu:D

      Delete
  9. Penggunaan kata "jika" itu seakan2 ada rasa penyesalan
    atau gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin.. tapi aslinya enggak lho padahal... :D

      Delete
  10. waw sepertinya ada pengidola pak prof habibie nih hehe

    ReplyDelete
  11. Jika... Jikaaaa
    Jika, waktu bisa berhenti dan melihat semua ini..
    Jika semua ini hanya mimpi belaka ...

    kalo gue lebih suka berkhayal ... kalo ngaak bermimpi :)

    ReplyDelete
  12. keren banget deh ~ cie penggemar berat pak BJ habibie nih ???

    ReplyDelete
  13. keren keren. nulis ini susah dan gue ras ague gak bisa menjadikan jika itu personifikasi. gue juga baru ngeh, kalo jika terlahir kembali itu harus menata dari awal lagi dan proses kita sampai sekarang gak ada gunanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih bang :)
      hihi.. iya, bener banget bangetan :D

      Delete
  14. Wuhuu bocil pertama kali kesini kayanya.. Salam kenal kak beity:')
    merenung dari tulisan ini, memang bnyk sekali kesalahan yg sudah kita perbuat. Kesalahan bocil selama ini. Kadng suka berpikir "kenapa dulu gue kaya gitu" "kenapa gue malah begitu" dan rasanya pengen bgt memperbaikinya. Tp bener apa kata kk, kalau kita bisa memperbaikinya. Toh kita yang sekarang bukan kita. Bisa aja jadi peribad yg lain. Atau jadi orang lain. Dan gak akan setegar saat ini. Allah SWT maha adil ya kak. Subahanallah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga bocil :D
      *padahal udah pernah knalan*

      Allah is the best director, doesn't he? :D

      Delete
  15. Bener banget kita belom tentu bahagia jika memikirkan apa yg kita inginkan
    Terkadang itu hanya nafsu dan iri saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi... iya bener..
      kalo iri padahal bikin nyesek doang :D

      Delete
  16. kata2 yg jarang gue baca. Keren tulisan lo sumpah :) emang bertindak itu kuncinya. Tp bermimpi jg gak ada salahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak keren2 banget kok.. masih belajar ini :)
      iya, I'm a dreamer too koook :D

      Delete
  17. Mantap nih tulisannya..

    memang Orang itu tiada yang sempurna. tapi mengapa banyak orang yang mengaku dirinya sempurna...>>

    padahal yang sempurna adalah Tuhan///

    ReplyDelete
    Replies
    1. yaps... bener banget..
      kita mah cuman bagian kecil dari ciptaan Tuhan...

      Delete
  18. Sering banget aku berpikir "jika aku bisa mengulang semuanya, memperbaiki masa lalu pasti sekarang aku bla bla bla bla" terus aku sadar kalo kita terus-terusan berjika-jikaan kita gak akan maju. Iya kan Kak? Tulisannya bagus, mengingatkanku tentang "jika" haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. makasih apresiasinya...
      semua orang ngalamin hal yg sama koook.. cumaaaan.. kadang suka bingung membahasakannya aja :D hihi

      Delete
  19. kayak nya, kunjungan perdana nih,. :D
    Aku suka tulisan mu. Gaya bahasanya kayak udah jadi penulis hebat :)

    ReplyDelete
  20. salam kenal yaaa

    pantes aja BE pilih tulisan km ini sbg best article soalnya memang keren banget
    pertaanya aku gak paham, tapi stelah membaca semuanya terkandung makna yang dalam pada arti kata "JIKA"
    jika aku... menjadi orang lain
    jika aku... menjadi sempurna
    jika aku bisa segalanya dst
    namun apalah arti "jika" bila jika itu tidak bisa kita ubah utk menjdi yg terbaik

    ReplyDelete